Semua pasti udah tau apa itu ramalan cuaca. Yaitu, suatu perkiraan
cuaca untuk hari ini, biasanya ditayangkan di berita pagi. Walaupun ngga
100% tepat, paling tidak kita mempunyai pegangan rencana apa yang akan
kita lakukan saat cuaca cerah atau hujan.
Tapi bagaimana
jika suatu saat di pagi hari, rumah Anda mati lampu, kemudian Anda tidak
bisa melihat ramalan cuaca yang ada di TiVi. Nyokap bakal ragu, mau
jemur pakaian apa ngga. Bokap bakal ragu, ke kantor bawa mobil apa
motor. Atau mungkin Anda bisa bersiap2 untuk memulai bisnis ojek
payungnya
1. Cek embun di rumput saat matahari terbit.
Jika
rumput kering, ini menandakan ada awan atau angin yang kencang, yang
mungkin berarti akan hujan. jika ada embun, kemungkinan tidak akan hujan
pada hari itu. Tetapi, jika pada malam hari sebelumnya hujan, metode
ini tidak bisa digunakan.
2. Melihat tanda merah.
jika
melihat cahaya merah saat matahari terbenam (lihat ke arah barat). ada
cahaya merah di langit karena adanya udara bertekanan tinggi yang
mengumpulkan debu-debu yang ada di udara. karena arus angin biasanya
bergerak dari barat ke timur, maka udara kering menuju ke arah kamu.
jika
melihat cahaya merah saat matahari terbit (lihat ke arah timur) berarti
udara kering sudah lewat, dan diikuti udara bertekanan rendah yang
membawa udara lembab.
3. melihat pelangi di barat
hal
ini disebabkan oleh cahaya matahari pagi di timur mengenai udara
lembab. Kebanyakan badai bertiup dari barat ke timur, dan pelangi di
barat berarti udara lembab, yang berarti hujan akan datang.
Di
sisi lain, pelangi di timur, di sekeliling matahari, berarti hujan sudah
lewat. Hari yang cerah akan muncul pada hari itu (ataupun terik panas
4. Mendeteksi dengan arah tiupan angin
angin
timur dapat mengindikasi mendekatnya badai, sdangkan angin barat
sebaliknya. Angin yang kencang mengindikasikan perbedaan tekanan yang
tinggi, yang berarti tanda datangnya badai.
5. Cium aroma udara
tumbuhan
mengeluarkan zat buangnya saat udara bertekanan rendah, sehingga
menghasilkan aroma seperti kompos dan mengindikasikan akan turun hujan.
rawa akan mengeluarkan gas sesaat sebelum badai akibat udara bertekanan rendah, dan menyebabkan bau tidak enak.
wangi bunga lebih tercium di udara yang lembab, yang berarti akan turun hujan.
6. Lihat awan
Awan bergerak dengan arah yang berlawanan, kemungkinan akan hujan
awan cumolonimbus
Awan
cumolonimbus di awal-awal hari dan berkembang sepanjang hari,
kemungkinan cuaca akan buruk. Ciri-ciri awan ini mempunyai bayangan
gelap di sisi bawah awannya. Biasanya kita menyebutnya dengan awan
mendung. Padahal selain formasi awan ini, masih ada lagi formasi awan
yang bisa menyebabkan hujan.
awan mammatus
Awan
mammatus, berbentuk seperti kumpulan buah anggur yang ada di langit.
Formasi awan ini dapat diprediksi akan ada tambahan petir pada saat
hujan turun. Jadi jangan pergi ke tempat yang tinggi-tinggi jika di
langit mulai tampak formasi awan mammatus.
Awan Cirrus
Awan
sirrus, berbentuk seperti helaian kapas. Walaupun terlihat indah
sebelumnya, formasi awan ini menyebabkan cuaca buruk dalam 36 jam
berikutnya. Maka dari itu selesaikan semua urusan Anda secepatnya, jika
tidak mau pulang ke rumah bermandikan hujan.
7. Membuat api unggun
jika
asap api unggun tersebut brbentuk pusaran dan tidak naik ke atas, ini
disebabkan karena rendahnya tekanan udara, yang berarti akan hujan
8. Lihat bulan saat malam
jika saat melihat bulan tampak jelas dan terang, mungkin akan terjadi hujan.
juga jika terdapat cincin di skeliling bulan, dapat diindikasikan hujan akan turun dalam 3 hari berikutnya.
Banyak
cara2 lain untuk memprediksi cuaca. Anda juga bisa membuat metode
sendiri yang tak kalah hebatnya dengan cara yang di atas.
Alam
bukan hanya sebuah lingkungan tempat kita tinggal, tetapi juga mempunyai
informasi-informasi untuk kita gunakan sehari-hari.
awan mammatus
awan comolinimbus
awan cirrus